RSS Feed

Tag Archives: NC 17

Protected: The One I Love

Posted on

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

HE HE : 1S : Straight

Posted on

Title : He He

Genre : Life *seperti kehidupan pada umumnya*

Type : Straight

Rating : NC 17

Main Cast :
Ika onnie a.k.a Nam Gayoon
Cho Kyuhyun (Super Junior)

Support Cast :
*??? (belum di pikirkan)*

Credit Song : *mppphh?*

Author : Han Sang Ra

YANG DI BAWAH UMUR BOLEH BACA TAPI TANGGUNG RESIKO #Emang ada? jheheh

+++

**Gayoon Pov**

“Gayoon!!! Bergegaslah… lihat sudah jam berapa ini?”
“Aku malas umma… bisakah semua ini di tunda?”
“Kau ini ngomong apa.. cepat sana!!!”
“uhmm…”

Kalian bisa dengar kan bisingnya rumahku. Semua ini di karena namja babo yang tiba-tiba datang dan membuat seisi rumah gempar. Kecuali aku, aku muak dan mual melihatnya.

“Gayoon!!! Cepatlah… ini pakai!!”
“Umma.. aku tidak mau..”
“Uhm.. kau mau… mmhh.. ini demi kebaikanmu… cepatlah!!”
“Ah..”

Masih saja ributkan? Ya! Ini semua tidak akan pernah berakhir sampai aku menuruti apa yang mereka mau. Tapi aku tidak mau melakukannya..

“Gayoon!! Aduh.. apa yang kau lakukan.. cepat pakai!!!”
“Umma.. aku..”
“Aiishh.. sut sut! Cepat!!”

Ku menyerah. Akhirnya aku memakai baju kebanggan ibuku ini. Gaun putih bercorak shappire blue di beberapa tempat khusus. Ku tatap diriku yang terbuai indah dengan gaun ini, tapi aku tetap benci. Mengapa aku harus memakai gaun seindah ini karena namja babo itu.

“Nah.. begitu lebih baik.. cepat masuk ke mobil, kasian calon suamimu..”

Mendengar kata-kata dari ummaku membuatku panas. ‘uhm..’ ku geret gaun tersebut sepanjang jalan. Biarlah kotor agar dia mau menikah dengan yeoja seperti aku.

+++

Saat ku masuki ruangan, ternyata sudah penuh sesak dengan orang. Sosok sosok yang aku benci, mengapa mereka mendukung pernikahan yang memuakan ini. Ku tatap wajah wajah mereka yang sumringah karena kehadiranku. HA to the HA. HAHA. Apa maksud mereka? Cih..

“Kau datang chagiya?” rangkul seseorang saat aku tiba dan baru saja duduk di sofa termahal yang di berikan keluarga namja babo itu. “AH! APA YANG KAU LAKUKAN…. ISHH.. ” dia membungkam mulutku, tapi semua orang telah melihat kearah kami. Dia tersenyum malu lalu memalingkan wajahnya,

“Mereka memang pasangan yang serasi,”

“Lihat betapa mesranya mereka..”

“Aduh.. aduh.. so sweet bener..”

Desas desus mereka membuatku muak. Aku melepaskan dengan paksa tangan yang membungkam mulutku itu. Ku tatap dia dengan tajam, tapi dia malah membalasnya dengan senyum yang membuatku mual.

+++

BRAKK!! Ku banting pintu yang berkelas atas itu. Aku baringkan diriku di kasur sebelum namja babo itu datang. Ku rasakan tubuhku berat. Ya karena aku masih menggunakan gaun ini.

“Uhmm.. ngantuk..” gumamku pelan. Seisi ruangan telah di tanami (?) beberaa lilin, dan kasurnya di siram (?) kelopak bungan mawar. Ini memang manis dan indah, tapi tidak membuat hatiku tersentuh. Hati ini sudah sedingin es.

“Hei.. jangan tidur…” tubuhku goyah. Ku kerjap kerjapkan mataku. Ku lihat sosok yang buyar tepat di depan wajahku. “Ya Kyuhyun..” ucapku lemas. Yang aku lakukan malah mendekapnya dan menariknya kepelukanku. Entah mimpi apa aku hingga aku berbuat kepada namja babo seperti dia.

“Gayoon!! Sadarlah.. sadar.. apa yang kau.. ah…” ku rasakan dia ingin melepaskan dekapanku tapi sebaliknya aku malah memperatnya. “Gayoon.. aku tid..aduh.. jangan kau yang mulai..” dengan satu hentakan aku terbangun dan menyilangkan kedua tanganku ke dada. “Apa yang mau kau perbuat?” tanyaku gugup. Ia lalu menunjukan evil smilenya. Yang membuat semua E.L.F tergila-gila akannya kecuali aku.

“Gayoon.. ayolah..” rengeknya. “AYOLAH APA? SANA PERGI!!” usirku yang tau ujung ujung yang akan dia perbuat. “uhmm.. kau kan anae ku.. kau harus menurut!” ucapnya sambil menarik tanganku hingga aku ke banting ke kasur dan dengan cepat ia loncat dan menimpa tubuhku. “Aiss.. sakit babo!” umpatku tidak bisa bergerak. “Kau jahat sekali menyebut nampyeonmu babo..” keluhnya melemas. “YA! TAPI ITU TIDAK AKAN MENGURUNGKAN NIATKU MELAKUKAN INI…” ucapnya keras bagai speaker. “Kyu.. men..” “mmpphh…” ku rasakan mulutnya langsung menutup kata yang akan keluar dari mulutku. “mpphh” desahnya pelan. Ini membuatku mendidih dan merah. Dengan refleks aku membuka sedikit mulutku sehingga saliva ku bertukar, “ngghh..” aku menggerang karena ia sedikit kasar menjelajahi mulutku dengan lidahnya.

“Sakit?” tanyanya menghentikan apa yang baru saja ia perbuat. Aku menggelang pelan, wajah nya yang kawatir tadi berubah menjadi evil kembali. “Kalau begitu ke tahap selanjutnya yuk!” ajaknya dengan watados. “Ha? Maksudmu?” tanyaku gak konek. “Itu tuh.. itu..” jawabnya nakal sambil menunjuk buah dadaku. “Ani…” ucapku sebelum terlambat. Aku mencoba bangkit. “Gayoon! Mau kemana kau? Kita belum selesai…” “Aku tidak mau melakukan itu dulu! Nanti saja!!” balasku sambil berlari ke kamar mandi.

‘Aissh!! Babo! babo!! babo banget dirimu Gayoon!! Apa yang kau lakukan? Namja babo itu telah bermain dan menjelajahi tubuhmu.. hingga mau melakukan itu! Ada apa denganmu sadarlah sadarlah.. AAHHH!!!’ umpatku kesal. Air shower yang mengguyur terus badanku tak ku hiraukan. “AAAHHH!!!” pekikku lagi.

+++

**Kyuhyun Pov**

Ku tatap nakal pintu yang berkaca hampir tembus pandang itu. Kulihat badanya yang menggeliat saat mandi membuatku kembali bernafsu. Ingin aku dobrak dan kulakukan hal itu disana! Di kamar mandi.. haha dengan bermandi ria. “uhhmm..” ku lihat tubuhnya yang hanya berbelit handuk dengan ¾ di atas pahanya.

“Hei.. apa yang kau lakukan disini?” tanyanya. ‘ini anak error atau apa sih? Masa tidak sadar aku dari tadi melihat tubuhnya?’ “Aku? Melihat tubuhmu” kataku jujur. “Tubuhku?? Ada apa di tubuhku??” tanya polos. ‘ini anak kenapa sih??’ batinku. “Sini sini.. aku periksa..” kataku sambil menyuruhnya mendekatiku. Alhasil dia menurut, aku sempat heran dengan dia. Ada apa sih? Ini aku yang gila atau dia yang aneh.

“Coba kita mulai dari punggungmu..” kataku sambil melorotkan sedikit handuk di belakangnya. Tampak punggung polos dan bersih di sana. “ada apa disana?” tanyanya membuyarkan nafsuku yang menjadi jadi. “aahh.. tidak ada apa-apa.. coba dadamu..” kataku nakal. “Dada?” tanya heran. “iya.. dua gunung itu…”jelasku asal. “Gunung? Gunung apa??” balasnya watados. “AH! Sudahlah.. cepat balikan badanmu..” kataku sudah tidak bisa menahan nafsu. Tanganku sudah gatal. #kayak author yang geregetan

Dia berbalik dengan wajah masih menerawang. “Buka handukmu!” kataku ketus. “Handuk? Buka?….AH! KAU NAKAL!!! GAK MAU!!” teriaknya baru konek. “Kau ini.. mengapa konek di saat yang bagus.” Keluhku. Aku pun dengan cepat mencari ide. “Eeetts eetts!! Tadi ada kecoa masuk ke belahan dadamu!!” ucapku sambil menunjuk nunjuk dadanya. “Hah! Kecoa? Ambil.. ambil..” balasnya sambil mendekat kearahku. ‘ini anak bego amat yah..’ batinku sambil memasukan tanganku ke dalam handuknya dari atas. “Cepat!! Cepat!!” rengeknya. “Iya.. kau jangan banyak bergerak..” ku raba raba dadanya hingga ku temukan putingnya. Lalu ku utak atik sebentar. “Kyu… ahh.. mphh…apa.. hhm..” desahnya saat aku melakukan itu. “Heheh.. kau suka?” tanyaku terkekeh. “Anii.. aku malu..” jawabnya gugup. Lalu menarik tubuhnya kebelakang. “Eett..tanganku masih nyangkut..” aku mengeluarkan tanganku.

Ku tatap wajahnya yang sudah merona merah karena malu. “Ayolah Gayoon! Aku ingin melakukan itu..” rengekku. “Tapi.. aku gugup Kyu!! Aku gugup!!” jawabnya kencang. “Cup cup cup.. jangan merengek… itu tidak akan sakit.. kau pasti akan memintaku melakukannya berulang ulang kalau kau sudah merasakannya..” jawabaku watados. “Tapi, bukan itu yang aku takutkan.. ini pertama kalinya..” jawabnya pelan.

“Uhm.. akan aku tunjukan caranya..” jawabku sambil menarik tubuhnya ke kamar.

+++

**Author Pov**

Kyuhyun menarik Gayoon yang masih berbelit handuk itu ke kamar. Entah apa yang mereka lakukan. Author takut menceritakanya.. hahahay… Mau dengar ceritanya.. baca ke bawah ajah yah #reader : nih author loba ile..

“Jangan kau pejamkan matamu..” keluh Kyu pada Gayoon. “Tapi aku takut Kyu..” lirih Gayoon dengan wajah memelas. “mhh..” Kyu menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “Kalau kau menutup matamu.. kau akan bingung cara melakukanya lagi.. nanti di ronde ke 2 masa aku harus mengajarkan kamu lagi?” cicit Kyu. Terdengar kecil Gayoon menelan air liurnya, “uhmm.. kalau begitu akan ku buka mataku..” ucap Gayoon pelan. Ini membuat Kyu tersenyum hingga melebihi kotak tersenyumnya. (?)

“Pertama aku turunkan handukmu dulu yah..” ucap Kyu sambil menurunkan handuk Gayoon dengan perlahan. Tampak daging empuk tak bertulang terpampang jelas di sana. Gayoon hanya sedikit gemetar karena gugup bahwa kepunyaanya di perlihatkan ke orang. “Lalu….ku tidurkan badanku ke tempat tidur,” lanjutku sambil mendorong pelan tubuh kaku Gayoon ke tempat tidur.

“uhmm..” Gayoon sedikit menggeram saat tubuhnya mulai di timpa Kyu lembut. “Oppa.. ” lirih Gayoon. “Wae?” tanya Kyu yang sudah siap menerkam. “Berilah aku waktu 15 menit saja..” ucapa Gayoon. “Buat?” tanya Kyu penasaran. “Aku mau mengambil buku dulu.. akan aku pelajari cara melakukan ‘H’ yang baik.” Jawab Gayoon. “HAHAHA.. KAU MEMBELI BUKU SEPERTI ITU?” tawa Ky meledak mendengar pernyataan Gayoon. Gayoon hanya nyegir dan tersipu malu.

+++

**Gayoon Pov**

Ku bebatkan handuk ke tubuhku yang baru saja bulat polos. Dengan wajah masih memerah ku ambil buku yang ku simpan di balik bantal, Kyu masih cekikikan melihatku dengan baju yang sudah terbuka. “HAHA” balasku garing sambil mulai membaca buku tersebut,

“mpph.. ya.. jadi begini.. terus.. ohh.. mmpph…” bacaku serius. “Gimana?” tanya Kyu dengan mendekapku dari belakang dan memberi kiss mark di sekitar leherku. “Aku sudah mengerti..” balasku. Ku balikan badanku lalu ku dorong kasar tubuh Kyu ke tempat tidur, ku mulai mengikuti petunjuk dalam buku tersebut. “Kau mau memulai duluan?” tanyaku sambil tertawa melihatku yang sudah penuh nafsu. “Entahlah.. kau mau duluan?” tanyaku berbalik. “Tentu!”

+++

**Kyuhyun Pov**

‘dia berubah banget..’ batinku. Ku mulai aksi ku dengan membalikan keadaan. Sekarang posisiku memimpin (?) aku sudah berada di atas. Ku pelorotkan handuknya hingga tubuh mulusnya benas benar telihat jelas. Juniorku langsung menegang. Aku terdiam sejenak, “Kenapa kau terhenti oppa? Aku duluan yah..” ucap Gayoon yang langsung membuka seleting celanaku dan menariknya hingga sekarang hanya CD yang melindungi kepunyaanku. “Kau sudah tidak sabar yah..” tawaku melihat aksinya yang begitu ganas(?).

+++

**Gayoon Pov**

Ku pelorotkan kembali celananya hingga kami hanya telanjang bulat di tengah kasur berbau mawar ini. “Oppa..” ucapku manja sambil menarik pelan dan memegang ‘itu’ nya. “ahh.. mpph..” desah Kyu. “apa.. yang kau lakukan..” ucapnya terbata-bata. “aku mau mengocoknya.. ” ku kocok junior Kyu sesukaku. “Ahh.. mmphh…ngg.. aahh.. tt…tteerrr…uuus…..sss…” desahnya sambil mencoba berbicara. “Hahhahh..” tawaku.

“Gant..tttiiiannn…” ucap Kyu mengambil alih. Ia meremas payudaraku, “ah.. mmpphhh… ka…nn..aa..kk…all..” ucapku sedikit bergetar. Dengan detik itu juga Kyu menjilat berlahan bagian tersebut dan mengecupnya lalu menyedotnya dengan keras. “ahh… mmppphhh… sss….” Belum sempat aku mengatakan yang aku rasakan dia membuatku geli dengan memainkan jarinya di sekitar ms. V ku. “hahha… kkauu…” umpat ku sambil mengambil alih keadaan kembali. “Sini kau!!” dengan gemas aku menarik Juniornya lalu menghisapnya kuat kuat. “ahhh… kkauuu…..mmphh…ajj…..ahh..ngg….ahhh…” desah Kyu membuatku semakin ketagihan..

“mmphh..ahh..Ga…yooonnn…..” ucapnya. Aku memberhentikan aksiku dan menatapnya dalam-dalam. “wae?” tanyaku sambil merangkul bagian lehernya dan menempelkan dadaku ke dadanya. “mmmpphh.. aduhh.. jangan begini.. aku geli..” pekiknya saat —

+++

**Kyu Pov**

‘dia agresif sekali ternyata..’ batinku saat Gayoon mendekat dan merangkulku. Dadanya yang begitu mengoda menempel kebagian dadaku yang bidang. “mmmpphh.. aduhh.. jangan begini.. aku geli..” pekikku karena putinya menempel dan sedikit bergesek dengan dadaku. “ahh..mphh.. akuu.. suka..opp..a.. selama…aku ingin kita sepe…rti ini..” desahnya menjadi-jadi. “ahh… kau ini..” tawaku sambil mengelus pipinya lembut. Wajahnya begitu manis dan memerah.

“kau masih malu?” tanyaku basa-basi. “hheehh” dia hanya tertawa. “hahha.. kau agresif!” kataku jujur. “mwo? Benarkah.. apakah itu baik?” tanyanya polos. “hahah.. aku senang..tapi kapan aku mulai aksiku..” keluhku kecil. Dia tertegun dan tertunduk sebentar. Kudongkakan wajahnya. Ku tatap matanya yang mulai tergenang (?) air. “cup cup cup.. sini.. aku obati..” aku dekap dirinya dan ku lumat bibir mungilnya dengan jelas dan tepat (?) hingga seluruh salivaku membasahinya.

+++

**Author Pov**

Kyu terus mendekap dalam posisi duduk Gayoon yang mulai terisak dengan menciumnya lembut. Walau sedikit kasar tapi itu membuat Gayoon berhenti menangis. Kaki Gayoon yang mengangkan lebar keluar dan kaki Kyu kedalam. Dan tanpa terasa. Plek!

“aa….sss…kkkiiit…” rengek Gayoon merasakan hal yang sangat amat luar biasa dalam hidupnya. “mwo!? Juniorku pintar.. dia sudah masuk.. hahha..” Kyu malah tertawa melihat miliknya sudah masuk dengan cepat kemilik Gayoon. “oppp…ahh..mmmhhppp…bb..ii.,..ki…nnnn…lebih..” Kyu mengangguk mengerti. Walau keringat dingin sedikit mengucur dari pelipis Kyu karena juniornya di remas remas di dalam ms. V. itu tidak mengurungkan niatnya yang jahil itu, dia goyangkan pinggulnya cepat.. “ahh… mmpphh,… mma…ntapp..” desah Kyu yang memasuk keluarkan juniornya. “oppa….” Terlihat Gayoon merasakan sakit sangat amat karena ia berusaha keras meremas bagian pinggir kasur di sekitarnya.

“mianhe.. Gayoonn…ahhmmmpphh..be.rtahanlah..” ucap Kyu terbata-bata. “oppa…!!” hentak Gayoon membuat dirinya tambah kesakitan. ‘ayolah sperma cepat keluar..’ batin Kyu yang iba melihat anaenya menderita (?). Kyu yang bingung langsung memeluh Gayoon dalam posisi tidur dan kembali melumat bibirnya sedangkan tangan kananya memainkan pelan payudara Gayoon agar dia melupakan sakitnya.. “ahh..oppp….ahhmmpphh…ahh..” desah Gayoon. Sepertinya rasa sakitnya hilang.

Kali ini Gayoon langsung membalas ciuman Kyu dengan mengadukan lidahnya dengan lidah Kyu. “ahh…” lirih Kyu sambil tersenyum karena lidahnya tersangkut (?) dengan lidah Gayoon.. cratt #gak gitu juga sih bunyinya. Bersamaan itu juga sel sperma keluar dari juniornya Kyu dan mengalir di ms. V menuju ovum. #jyah biologi. “ahh.. mmpphh…ahh..” dengan nikamta desahan Gayoon menjadi jadi. Ia malah ikut mengoyangkan pinggulnya agar junior nya Kyu bermain di rongga Vaginanya. Darah perawanpun keluar bersamaan hal tersebut.

+++

Ngok ngok!! Kuukuuruyyuuuukkk!!! #lebeh :p

Pagi pun tiba, rasanya berat bagi kedua pasangan ini untuk membuka matanya. “ahh..” lirih Gayoon bangun duluan dan mendapati tubuhnya yang masih telanjang bulat dengan Kyu yang tidur diatas dadanya. “oppa..” lirih Gayoon menggoyangkan tubuh Kyu. “OPPA!!” bentak Gayoon karena tidak ada respon dari Kyu. “OPPA!!” bentanya lagi.

“mppphh… pagi chagy..” ucap Kyu tanpa ucek uccek mata langsung mendekat tubuh anaenya dan menciumnya paksa. Dengan tangan yang jahil meraba-raba tubuh yang lain, “ahh…mppph.. kyyu… hen..ti.kkan”pekik Gayoon. Kyu pun menghentikan aksinya. Lalu menatap Gayoon lekat-lekat. “wae?” tanya Gayoon pelan. “hmm.. bisakah kau telanjang seperti ini septiap hari..” tanya Kyu watados. “ha? Aniyo.. itu bisa bikin aku mati kedinginan.” Balas Gayoon. “uhmm” Kyu pun cemberut.

“Hei hei.. kalau mau nanti malam kita lakukan lagi, tapi aku tidak mau telanjang seperti ini setiap hari..” ucap Gayoon. Kyu pun tersenyum tipis di barengi evil laugh,, “HAHAH kau terpancing hunny!” tawanya sambil meremas payudara Gayoon pelan. “ahh..mpphh..kau mau buat aku gila gara’’ mendesah terus!” omel Gayoon. Tapi Kyu hanya tersenyum lalu, “Lakukan sekarang yuk!”

FIN

*KOMENTARNYA YAH!! DI TUNGGU!!*
*Ini FF NC pertama saya.. pasti kurang HOT #yap benar *
*MIANHE.. saya akan buat lagi dan semoag melebihi ini,,*